Skip to content
  • Beranda
  • Produk
    • Supercomputing
    • Compute
    • Networking
    • Storage Products
    • Software
    • Services
  • Blog
  • Hubungi Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • Supercomputing
    • Compute
    • Networking
    • Storage Products
    • Software
    • Services
  • Blog
  • Hubungi Kami

Month: March 2025

March 25, 2025

Merangkul Masa Depan Kriptografi Tahan Kuantum dengan HPE ProLiant Compute Gen12

Pendahuluan: Apa Itu Kriptografi Tahan Kuantum? Kriptografi tahan kuantum, juga dikenal sebagai post-quantum cryptography (PQC), mengacu pada algoritma kriptografi yang dirancang untuk tetap aman terhadap ancaman potensial dari komputer kuantum. Komputer kuantum, dengan kemampuan komputasinya yang sangat maju, memiliki potensi untuk membobol algoritma kriptografi saat ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan dan mengadopsi solusi kriptografi tahan kuantum guna memastikan keamanan data di pusat data masa depan Anda. Memahami CNSA 2.0 dan Ancaman Kuantum Komputasi kuantum menjanjikan solusi untuk masalah yang saat ini tidak dapat diselesaikan dengan komputasi tradisional. Teknologi ini mampu melakukan perhitungan dan simulasi kompleks dengan jauh lebih cepat dibandingkan sistem saat ini. Namun, meskipun menawarkan kemajuan besar, komputasi kuantum juga menimbulkan ancaman serius terhadap langkah-langkah keamanan yang ada. Komputer kuantum memiliki kemampuan komputasi yang begitu maju sehingga dapat membobol algoritma kriptografi saat ini, yang dapat mengancam keamanan data secara signifikan. Ini memungkinkan dekripsi data yang dienkripsi dengan algoritma saat ini dan memungkinkan pihak jahat untuk menandatangani perangkat lunak serta firmware agar tampak sah, meskipun telah dikompromikan. Panduan CNSA 2.0 yang dirilis oleh National Security Agency (NSA) menandai langkah penting dalam mengamankan sistem keamanan nasional dari serangan kuantum. Panduan ini menyoroti urgensi transisi ke algoritma tahan kuantum (QR) untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh komputer kuantum. Tantangan Pelanggan yang Ditangani oleh Teknologi Tahan Kuantum Teknologi tahan kuantum mengatasi tantangan utama pelanggan dengan memastikan keamanan data terhadap kekuatan komputasi lanjutan dari komputer kuantum. Teknologi ini memberikan perlindungan yang kuat terhadap informasi sensitif, mengurangi risiko yang terkait dengan algoritma kriptografi saat ini, serta mempermudah transisi ke solusi kriptografi pasca-kuantum. Beberapa tantangan utama yang dapat diatasi dengan teknologi ini meliputi: Ancaman Kuantum – Komputer kuantum dapat membobol algoritma kriptografi saat ini, yang dapat mengancam keamanan data, memungkinkan pihak jahat mengakses informasi sensitif, serta merusak integritas data dan kepercayaan dalam komunikasi digital. Upaya Standarisasi – Organisasi seperti National Institute of Standards and Technology (NIST) secara ketat menguji dan menstandarkan algoritma post-quantum cryptography (PQC) untuk memastikan perlindungan data yang andal terhadap serangan kuantum. Tantangan Transisi – Transisi ke PQC tidak mudah dan membutuhkan perhatian terhadap persyaratan komputasi dan penyimpanan yang lebih besar. Ini mencakup pembaruan sistem yang ada, kompatibilitas dengan algoritma baru, serta penyesuaian beban kerja yang meningkat. Kesiapan Industri – Perusahaan harus mulai bersiap sekarang dengan mengidentifikasi sistem kritis yang memerlukan enkripsi yang kuat. Ini mencakup evaluasi langkah-langkah keamanan saat ini serta perencanaan integrasi solusi PQC. Strategi Implementasi – Menilai implementasi kriptografi yang ada dan merencanakan integrasi algoritma PQC sangat penting untuk memastikan keamanan jangka panjang. Kemitraan dan Kolaborasi – Berkolaborasi dengan rekan industri, pakar kriptografi, dan badan standarisasi adalah langkah kunci dalam transisi PQC. Dengan bekerja sama, organisasi dapat berbagi pengetahuan, sumber daya, dan praktik terbaik untuk menghadapi tantangan keamanan yang berkembang. Futureproofing – Menggunakan solusi kriptografi yang fleksibel dan skalabel akan memungkinkan organisasi beradaptasi dengan cepat seiring berkembangnya standar PQC. HPE ProLiant Compute Gen12 Mengatasi Tantangan Ini HPE ProLiant Compute Gen12 dirancang untuk memenuhi kebutuhan keamanan pelanggan yang terus berkembang, sejalan dengan jadwal implementasi CNSA 2.0. Dengan mengintegrasikan solusi kriptografi tercanggih, HPE memastikan bahwa data pelanggan tetap aman di era pasca-kuantum. Fitur utama yang ditawarkan HPE ProLiant Compute Gen12: Pembaruan firmware dengan algoritma tanda tangan tahan kuantum – Pembaruan firmware ProLiant Compute Gen12 iLO7 akan ditandatangani dan diautentikasi menggunakan algoritma yang disetujui oleh CNSA 2.0, mencegah entitas jahat dengan komputer kuantum membuat firmware berbahaya yang tampak sah. iLO7 juga dapat mengautentikasi pembaruan firmware lain yang menggunakan algoritma tahan kuantum, meningkatkan keamanan masa depan. Silicon Root of Trust dengan algoritma tahan kuantum – HPE ProLiant Compute Gen12 dilengkapi dengan Silicon Root of Trust yang ditingkatkan menggunakan algoritma tahan kuantum. Selama proses booting, firmware iLO7 diautentikasi dengan algoritma ini, mencegah penyerang dengan akses fisik dan komputer kuantum untuk mengganti firmware asli dengan versi berbahaya. Para Pemimpin Industri sebagai Bagian dari Ekosistem Para pemimpin industri seperti Thales dan DigiCert menyoroti pentingnya strategi enkripsi yang siap menghadapi tantangan di era pasca-kuantum. Keselarasan mereka dengan visi HPE menunjukkan pentingnya langkah-langkah proaktif untuk memastikan keamanan data. Kesimpulan dan Tindakan yang Perlu Dilakukan Saat kita memasuki era komputasi kuantum, HPE ProLiant Compute Gen12 menjadi simbol keamanan dan inovasi. Dengan menyesuaikan teknologi dengan CNSA 2.0 dan mengintegrasikan algoritma tahan kuantum, HPE memastikan bahwa data pelanggan tetap aman dari ancaman kuantum di masa depan. Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan menuju dunia pasca-kuantum yang lebih aman. Tetap selangkah lebih maju, tetap aman! Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hpe.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
March 18, 2025

Transformasi Manajemen Komputasi di Seluruh Lingkungan Terdistribusi Anda

Inisiatif TI baru, aplikasi, dan lokasi edge terus memperluas infrastruktur server Anda. Lingkungan komputasi ini terus menyebar ke berbagai lokasi terdistribusi, menciptakan tantangan besar dalam hal waktu dan sumber daya bagi tim TI, terutama di lokasi edge yang tidak memiliki staf TI. Faktanya, masalah terkait komputasi terdistribusi menjadi salah satu perhatian utama para pemimpin TI saat ini. Sebuah studi Forrester tentang pengguna HPE ProLiant menunjukkan bahwa hampir 60% pemimpin TI menyatakan tantangan terbesar mereka terkait infrastruktur dan keamanan adalah downtime akibat masalah server. Dari segi efisiensi dan waktu ke pasar, sekitar 58% menganggap proses yang memakan waktu dan mahal untuk mengirim staf ke lokasi edge sebagai kekhawatiran utama, sementara 59% menyebut keterbatasan waktu dan sumber daya finansial sebagai perhatian terbesar mereka terkait anggaran dan sumber daya.[1] Secara khusus, tim TI khawatir tentang ketidakmampuan memperbarui server terdistribusi secara konsisten atau tepat waktu, tidak adanya akses jarak jauh ke server, dan keterlambatan penerapan di edge. Seiring dengan semakin banyaknya server yang dikerahkan di luar pusat data tradisional, kompleksitas dalam penerapan dan pengelolaan server tersebut semakin meningkat. Kini, Anda dapat menyederhanakan manajemen komputasi di seluruh lingkungan terdistribusi dan siklus hidup server dengan HPE Compute Ops Management. Platform terpusat ini menghadirkan pengalaman cloud yang konsisten, terpadu, dan dapat diskalakan, memungkinkan Anda mengelola ribuan server dengan mudah, sama seperti mengelola satu server saja. Kelola dari Mana Saja, di Mana Saja Setiap organisasi memiliki lingkungan server yang unik. Server dapat ditempatkan di pusat data atau lokasi kolokasi, tersebar di berbagai wilayah atau lokasi global, atau merupakan kombinasi dari pusat data dan lokasi edge. Apa pun skenario yang sesuai dengan situasi Anda, tantangan utamanya adalah mengelola semuanya dengan konsistensi. Inilah yang menjadi keunggulan HPE Compute Ops Management—memungkinkan Anda mengelola, memantau, dan memperoleh visibilitas penuh atas lingkungan komputasi HPE ProLiant yang terdistribusi dengan aman. Sebagai solusi manajemen komputasi berbasis cloud, HPE Compute Ops Management membantu Anda mentransformasi operasi bisnis serta mengubah tim TI dari pendekatan reaktif menjadi proaktif dengan wawasan global melalui konsol terpadu. Sederhanakan dan Otomatiskan Tugas Dengan HPE Compute Ops Management, Anda dapat mengurangi upaya manual dalam penerapan server dan mencapai pengelolaan yang lebih efisien melalui otomatisasi. Tugas-tugas otomatis ini membantu mempercepat pembaruan server, memitigasi risiko, serta mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mempersiapkan dan menjalankan pembaruan sistem. Berikut adalah beberapa manfaatnya: ✅ Memastikan Konsistensi Sistem: Menjaga kepatuhan dengan kontrol otomatis berbasis kebijakan dan pelacakan kepatuhan. ✅ Mempercepat dan Mempermudah Pembaruan Server: Download berbasis delta yang cerdas untuk pembaruan firmware server dan iLO menghemat waktu serta usaha. ✅ Mengelola Server dalam Skala Besar: REST API memungkinkan pembaruan server dengan skrip massal dan penerapan kebijakan berbasis kepatuhan firmware. ✅ Mempercepat Waktu Penyelesaian Masalah: Notifikasi instan untuk masalah kritis, pemanfaatan webhook untuk membuat pemicu kejadian, serta otomatisasi pembuatan tiket dukungan ke HPE Services untuk kegagalan perangkat keras. Sebuah studi pelanggan oleh Forrester menunjukkan bahwa HPE Compute Ops Management terbukti mengurangi waktu pengelolaan server hingga 75%, meminimalkan downtime server edge hingga 4,8 jam per tahun, dan menghemat biaya perjalanan serta perangkat lunak sebesar $152.000 dalam tiga tahun.[2] Akses, Pemantauan, dan Pengelolaan Server yang Lebih Aman Pelanggan dalam studi Forrester juga mengalami peningkatan postur keamanan dan melihat bagaimana HPE Compute Ops Management meningkatkan keamanan secara keseluruhan—dengan pembaruan yang lebih cepat serta portal manajemen server yang aman.[3] Dengan HPE Compute Ops Management, Anda dapat mengurangi paparan risiko keamanan serta masalah kepatuhan di seluruh lingkungan terdistribusi Anda dengan fitur autentikasi multifaktor, manajemen kebijakan, koneksi aman, dan model keamanan bersama. Berikut adalah beberapa contohnya: Konektivitas Aman dari Ujung ke Ujung: Autentikasi yang aman dari platform cloud hingga tingkat server individual dengan enkripsi data. Peningkatan Manajemen Risiko: Visibilitas terhadap status keamanan serta kontrol granular atas pengaturan keamanan iLO, memungkinkan Anda memprioritaskan risiko. Manajemen Keamanan Terpusat: Menghindari paparan server terhadap kerentanan keamanan, pelanggaran data, dan pelanggaran kepatuhan melalui konsolidasi akses melalui gateway aman. Model Keamanan Bersama: Model keamanan bersama ini memungkinkan pelanggan untuk memastikan praktik keamanan perangkat on-premises dan koneksi mereka ke HPE GreenLake cloud. Manajemen Komputasi yang Lebih Sederhana Dengan pengalaman as-a-service yang konsisten, HPE Compute Ops Management memungkinkan Anda mengelola semua server dengan lebih mudah, menghadirkan visibilitas global, wawasan, dan kecepatan di seluruh lingkungan terdistribusi, sambil tetap menjaga keamanan dan fleksibilitas cloud dalam infrastruktur komputasi terdistribusi Anda. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hpe.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
March 8, 2025

Modernisasi perjalanan AI Anda dengan HPE ProLiant Gen 12 Servers

Saat organisasi menghadapi beban kerja yang semakin intensif dalam penggunaan data dan semakin menuntut, HPE ProLiant Compute Gen12 menawarkan keamanan, kinerja, dan efisiensi untuk berbagai beban kerja, mulai dari VDI hingga AI. Kenali Keluarga Server HPE ProLiant Compute Gen12: Dirancang untuk Masa Depan Anda. Modernisasi Perjalanan AI Anda dengan HPE ProLiant Gen 12 Servers Portofolio terbaru HPE ProLiant Compute Gen12 menghadirkan keamanan, kinerja, dan efisiensi tingkat lanjut ke dalam operasi TI. Dengan meningkatnya tekanan untuk menerapkan aplikasi AI dan menata ulang strategi virtualisasi, TI memerlukan kapabilitas canggih untuk memaksimalkan produktivitas dan kinerja. Sistem dan server Gen12 adalah portofolio modern dari solusi perangkat keras dan perangkat lunak yang menyediakan fondasi keamanan bagi generasi beban kerja berikutnya, sambil meningkatkan efisiensi daya dan menyederhanakan operasi. Apa yang Membuat HPE ProLiant Gen12 Unggul dari Kompetitor? Keamanan Berlapis Lindungi server dari serangan dengan keamanan berlapis yang terdepan di industri. Dengan HPE iLO 7, lapisan keamanan berbasis silikon (silicon root of trust) melindungi server sejak proses manufaktur hingga akhir masa pakai. Selain itu, teknologi ini juga siap menghadapi ancaman serangan kuantum di masa depan. Optimalisasi Performa dan Efisiensi Keluarga HPE ProLiant Gen12 menghadirkan keseimbangan performa, efisiensi, dan penghematan biaya, mendukung berbagai beban kerja dari edge computing hingga operasi AI canggih. Dengan tuntutan daya yang semakin besar di pusat data, server ini didesain secara khusus untuk AI dengan inovasi pendinginan canggih yang memastikan efisiensi energi tanpa mengorbankan kinerja dan produktivitas. Otomatisasi Operasi TI Manajemen TI menjadi lebih efisien dengan satu solusi pengelolaan yang menyediakan visibilitas penuh, wawasan berbasis AI, dan otomatisasi canggih. Dengan sistem ini, organisasi dapat mengelola operasi komputasi, siklus hidup server, keamanan menyeluruh dari on-premises hingga cloud, serta efisiensi energi dan pendinginan. Fitur dan Fungsi Baru Prosesor Intel Terbaru dengan Core Khusus Portofolio server baru ini mencakup delapan server HPE ProLiant Compute Gen12 terbaru. Enam di antaranya menggunakan prosesor Intel Xeon 6, tersedia mulai Q1 2025: HPE ProLiant Compute DL320, DL340, DL360, DL380, DL380a, dan ML350 Gen12. HPE Synergy 480 dan HPE ProLiant Compute DL580 Gen12 akan tersedia pada musim panas 2025. Server baru ini memiliki dukungan GPU yang lebih besar, memori lebih cepat, penyimpanan lebih luas, serta opsi pendinginan udara dan cair.   Efisiensi Daya Hingga 65% Server Gen12 dapat menghemat hingga 65% konsumsi daya per tahun, memungkinkan organisasi membebaskan kapasitas pusat data. Satu server Gen12 mampu memberikan performa yang setara dengan tujuh server Gen10. Prosesor Intel Xeon 6 tersedia dalam dua varian: P-Core untuk performa tinggi dan optimalisasi daya E-Core untuk skala besar dan efisiensi daya HPE VM Essentials Dikombinasikan dengan HPE ProLiant Compute Gen12, solusi ini menyederhanakan pengelolaan lingkungan virtualisasi. Dengan HPE VM Essentials, pelanggan dapat: ✔️ Mengelola beban kerja virtual yang ada ✔️ Beralih ke hypervisor HPE VME ✔️ Menyederhanakan pengalaman manajemen VM Awalnya didukung pada DL360 dan DL380, dengan ekspansi ke model lainnya di masa mendatang. Tersedia uji coba gratis selama 60 hari! Dukungan GPU yang Ditingkatkan untuk AI Generatif HPE ProLiant Compute menghadirkan server yang dioptimalkan untuk AI sebagai bagian dari portofolio NVIDIA AI Computing by HPE. Server ini dirancang khusus untuk menangani fine-tuning dan inferensi AI generatif (GenAI) dalam solusi HPE Private Cloud AI. Server AI khusus ini memiliki sistem daya canggih dan pendinginan yang efisien untuk mendukung tuntutan daya tinggi dari GPU. Server unggulan AI dari HPE ProLiant Compute: HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dengan NVIDIA H200 NVL HPE ProLiant Compute DL384 Gen12 – pertama di pasar dengan NVIDIA GH200 NVL2 (144GB) HPE ProLiant Compute DL384 Gen12 mencetak rekor dunia dalam AI Inference HPE iLO 7 – Standar Baru Keamanan Server Server HPE ProLiant Compute Gen12 hadir dengan HPE iLO 7 yang dilengkapi prosesor keamanan khusus (secure enclave). Keunggulan HPE iLO 7: ✅ Post Quantum Cryptography – Server pertama dengan verifikasi firmware kuantum-aman ✅ Sertifikasi Keamanan FIPS 140-3 Level 3 – Standar keamanan tingkat tinggi Opsi Pendinginan Cair untuk Efisiensi Energi Sebagai upaya menyeimbangkan keberlanjutan dan pengelolaan biaya, HPE menawarkan pendinginan cair langsung (DLC) untuk semua server rack berbasis Intel pada HPE ProLiant Compute Gen12. Pendinginan cair dapat: ✔️ Menghilangkan panas 3.000 kali lebih efisien dibanding udara ✔️ Meningkatkan efektivitas penggunaan daya (PUE) ✔️ Mengurangi biaya pendinginan dan operasional   Spesifikasi Server HPE ProLiant Compute Gen12 Server Optimalisasi Daya & TCO HPE ProLiant Compute DL320 Gen12 (1U, 1 Soket, ideal untuk VDI, virtualisasi, dan hybrid cloud) Intel Xeon 6 hingga 144 core Hingga 4TB DDR5 memory Pendinginan udara dan cair HPE ProLiant Compute DL340 Gen12 (2U, 1 Soket, untuk hybrid cloud & solusi data) Intel Xeon 6 hingga 144 core Hingga 6 single-wide atau 4 double-wide GPUs Pendinginan udara Server Optimalisasi Kepadatan HPE ProLiant Compute DL360 Gen12 (1U, 2 Soket, kompak untuk VDI, virtualisasi, dan hybrid cloud) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core) Hingga 3 single-wide GPUs Pendinginan udara, loop tertutup, dan cair langsung HPE ProLiant Compute DL380 Gen12 (2U, 2 Soket, fleksibel untuk data management) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core per soket) Hingga 3 double-wide atau 8 single-wide GPUs Pendinginan udara dan cair langsung   Server AI Teroptimasi HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 (Ultra-scalable AI acceleration untuk GenAI fine-tuning & inferencing) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core per soket) Hingga 8 double-wide atau 16 single-wide GPUs Pendinginan udara Server Optimalisasi Edge & SMB HPE ProLiant Compute ML350 Gen12 (Dual-socket tower server untuk Edge & SMB) Hingga 2 Intel Xeon 6 (86 core per soket) Hingga 4 double-wide atau 8 single-wide GPUs Pendinginan udara Dengan fitur dan teknologi terbaru, HPE ProLiant Compute Gen12 siap menjadi solusi komputasi AI generasi berikutnya, menghadirkan efisiensi, keamanan, dan performa terbaik bagi organisasi Anda. Ambil Langkah Selanjutnya Menuju Masa Depan Berbasis Data Jangan menunda untuk mendapatkan manfaat dari komputasi generasi terbaru. Temukan bagaimana kemajuan terbaru dalam teknologi komputasi menghadirkan kapabilitas yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas, membebaskan sumber daya untuk inovasi, serta meningkatkan efisiensi daya guna mendukung keberlanjutan dalam jangka panjang. HPE ProLiant Compute Gen12 menghadirkan keamanan, performa, dan efisiensi tingkat lanjut bagi organisasi Anda. Hubungi perwakilan resmi HPE, mitra resmi HPE, atau reseller resmi HPE hari ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang HPE ProLiant Compute Gen12,…

Read More
March 3, 2025

X10000 dan Starburst Data: Duo Sempurna untuk Active Data Lakehouse

Pelajari evolusi dari data warehouse ke data lakehouse terbuka dan peran penting penyimpanan objek bersama mesin NoSQL dalam mendukung active data lakehouse. – Oleh Andrea Fabrizi, Manajer Produk Utama untuk Penyimpanan Solusi AI, HPE Cara kita mengelola dan menganalisis data terus berkembang. Data warehouse tradisional dan data lake kini mulai digantikan oleh pendekatan baru: active data lakehouse. Meskipun data warehouse unggul dalam business intelligence, mereka mengalami kesulitan dalam menangani data tidak terstruktur dan skalabilitas yang dibutuhkan saat ini. Di sisi lain, data lake menawarkan fleksibilitas tetapi kurang memiliki struktur yang diperlukan untuk analitik yang cepat dan andal. Active data lakehouse mengisi kesenjangan ini dengan menggabungkan keunggulan keduanya: organisasi dan keandalan data warehouse serta fleksibilitas dan skalabilitas data lake. Hibrida yang kuat ini tidak hanya mendukung kombinasi data terstruktur dan tidak terstruktur, tetapi juga mempermudah konektivitas dengan berbagai alat, mengurangi biaya, dan menghindari ketergantungan pada satu vendor. Ini adalah cara yang lebih cerdas untuk mengelola data dalam ekosistem yang kompleks saat ini. HPE Alletra Storage MP X10000 kini terintegrasi secara mulus dengan Starburst Data, membentuk fondasi utama untuk active data lakehouse yang berkinerja tinggi dan hemat biaya. X10000 memberikan skalabilitas dan efisiensi luar biasa dalam mengelola kumpulan data besar, sementara integrasinya dengan Starburst Data mengoptimalkan akses data dan kinerja kueri di berbagai sumber data hibrida. Kombinasi ini menciptakan fondasi ideal untuk menerapkan dan mengelola active data lakehouse yang memungkinkan organisasi mendapatkan wawasan yang lebih cepat, efisien, dan dengan kompleksitas yang lebih rendah. Mari kita bahas lebih dalam bagaimana teknologi inovatif ini bekerja sama untuk membentuk masa depan manajemen data. Dari Data Warehouse dan Data Lake ke Active Data Lakehouse Sebuah arsitektur baru telah muncul sebagai alternatif dari teknologi data warehouse dan data lake tradisional. Pendekatan inovatif ini, yang dikenal sebagai data lakehouse, menawarkan keseimbangan optimal antara dua metode penyimpanan data konvensional. Arsitektur data lakehouse bertujuan untuk mengintegrasikan keunggulan data lake dan data warehouse, menciptakan platform terpadu yang mengatasi keterbatasan masing-masing. Prinsip Dasar Data Lakehouse: Format File Terbuka: Format file standar dan dapat diakses digunakan untuk menyimpan data dalam arsitektur data lakehouse, seperti Apache Parquet dan Apache ORC. Berkat format ini, berbagai alat analitik dapat membaca dan memproses data tanpa perlu konversi khusus, meningkatkan interoperabilitas dan fleksibilitas sistem. Format Tabel Terbuka: Misalnya, menggunakan Apache Iceberg untuk memungkinkan data warehousing yang dapat diskalakan langsung pada data lake. Format tabel terbuka juga menyediakan kemampuan metadata, di mana metadata biasanya disimpan dalam data lake dalam format JSON atau Avro dan memiliki pointer katalog untuk metadata saat ini. Penyimpanan Objek: Seperti X10000, yang menawarkan skalabilitas tanpa batas, kinerja tinggi, dan keandalan terbaik di kelasnya. Mesin Kueri Terbuka: Misalnya, menggunakan Starburst sebagai komponen utama dalam arsitektur data lakehouse yang memungkinkan pengguna menjalankan kueri dan menganalisis data dari berbagai sumber hibrida (on-premises, cloud, dan cross-cloud) yang tersimpan dalam data lakehouse, terlepas dari formatnya (terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur). Dengan memanfaatkan kueri SQL standar, mesin ini menggabungkan fleksibilitas data lake dengan kecepatan kueri yang biasanya dikaitkan dengan data warehouse. Dukungan Native untuk AI dan ML: Termasuk Apache Spark, yang memungkinkan aplikasi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin berjalan secara efisien dalam ekosistem data lakehouse. Sistem data lakehouse menggabungkan skalabilitas dan fleksibilitas data lake dengan manajemen data yang kuat dan kemampuan kueri data warehouse. Arsitektur hibrida ini mendukung berbagai jenis data dan beban kerja, menjadikannya solusi ideal untuk berbagai kasus penggunaan analitik dan operasional. Fitur Utama Data Lakehouse Penyimpanan Terpadu: Data lakehouse menggunakan satu lapisan penyimpanan untuk data terstruktur dan tidak terstruktur, menghilangkan kebutuhan akan sistem penyimpanan terpisah atau arsitektur penyimpanan bertingkat. Manajemen Data yang Efisien: Menyediakan fitur manajemen data canggih seperti ACID transactions, versioning data, dan enforcement skema untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Kinerja Tinggi: Dibangun untuk mendukung pemrosesan batch dan real-time dengan kecepatan tinggi, memungkinkan pengambilan dan analisis data yang lebih cepat. Efisiensi Biaya: Dengan mengonsolidasikan penyimpanan dan kemampuan pemrosesan, data lakehouse mengurangi biaya infrastruktur data secara keseluruhan. Skalabilitas: Mampu melakukan skalabilitas horizontal untuk mengelola peningkatan volume data dan kebutuhan komputasi yang terus bertambah. Interoperabilitas: Sistem ini dapat bekerja dengan berbagai alat pemrosesan dan analitik data, memberikan fleksibilitas dalam memilih alat terbaik untuk tugas tertentu. Data lakehouse adalah solusi canggih untuk perusahaan yang ingin menggabungkan kekuatan data warehouse dan data lake dalam satu platform yang fleksibel, skalabel, dan berperforma tinggi. Comparison: Data Warehouse vs. Data Lake vs. Data Lakehouse    Apa yang Membuat X10000 dan Starburst Data Menjadi Solusi Optimal untuk Open Data Lakehouse? Integrasi antara HPE Alletra Storage MP X10000 dan perangkat lunak Starburst menawarkan solusi optimal untuk sistem active data lakehouse. Kombinasi ini dirancang dan direkayasa untuk membuka nilai bisnis dari streaming data dalam skala apa pun, sekaligus menjaga efisiensi ekonomi yang ideal. “Analitik real-time pada data lake kini menjadi hal yang penting bagi kesuksesan bisnis, memungkinkan organisasi mengambil keputusan secara instan, merespons perubahan pasar, dan memenuhi permintaan pelanggan, mitra, serta pemasok tepat pada waktunya,” kata Justin Borgman, Co-founder dan CEO Starburst Data. “HPE’s Active Data Lake dengan Starburst Data’s open hybrid lakehouse, yang dapat diisi ulang dengan kecepatan terbaik di industri, mengubah analitik dan ML/AI menjadi penggerak proaktif bagi keunggulan kompetitif dan pertumbuhan bisnis.” Mari kita bahas lebih dalam mengapa integrasi X10000 dan perangkat lunak Starburst membentuk platform ideal untuk active data lakehouse. Keunggulan X10000 dan Starburst dalam Active Data Lakehouse Penyimpanan Terpadu X10000 menyediakan sistem penyimpanan objek berkinerja tinggi dan hemat biaya yang dirancang untuk menyimpan data terstruktur dan tidak terstruktur. Manajemen Data yang Canggih Starburst dibangun di atas Trino (sebelumnya PrestoSQL), sebuah mesin kueri SQL terdistribusi open-source. Dapat menjalankan kueri analitik interaktif di atas dataset besar. Menyediakan fitur ACID transactions, versioning data, dan enforcement skema untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Dapat mengakses dan mengkueri data dari berbagai sumber, baik on-premises maupun cloud, memberikan fleksibilitas tinggi dalam lingkungan data yang beragam. Kinerja Tinggi X10000 menawarkan kecepatan luar biasa untuk akses dan pengambilan data. Starburst meningkatkan kinerja lebih jauh dengan teknik seperti pemrosesan paralel dalam memori dan pipelined execution, memastikan eksekusi kueri yang cepat bahkan untuk dataset yang sangat besar. Efisiensi Biaya Kinerja unggul dari X10000 dan Starburst memungkinkan pengolahan data dalam jumlah…

Read More

Recent Posts

  • Strategi Konsolidasi Server untuk Efisiensi Biaya Operasional Perusahaan
  • Secure-by-Design: Keamanan Infrastruktur dari Silicon Root of Trust hingga Cloud
  • Green Data Center 2026: Efisiensi Energi dengan Infrastruktur HPE
  • High Performance Computing (HPC): Mendukung Analitik dan AI Skala Besar
  • Mengatasi Tantangan Multi-Cloud dengan Platform Terintegrasi HPE

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • August 2024
  • July 2024

Categories

  • Blog
  • Uncategorized

Proofpoint Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Proofpoint. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • hpe@ilogoindonesia.id