Penyimpanan data adalah salah satu komponen kunci dalam infrastruktur TI modern. Dengan jumlah data yang terus berkembang, perusahaan harus memiliki solusi penyimpanan yang efisien, fleksibel, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka yang berubah. Di sinilah Hewlett Packard Enterprise (HPE) hadir dengan solusi penyimpanan yang menawarkan efisiensi dan skalabilitas tinggi, memungkinkan organisasi untuk mengelola data mereka secara lebih baik sambil mengoptimalkan biaya dan kinerja. HPE, sebagai pemimpin dalam industri teknologi, telah mengembangkan berbagai solusi penyimpanan yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola data dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai solusi penyimpanan HPE, manfaatnya, dan bagaimana solusi ini dapat membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan penyimpanan data di era digital. HPE Storage Solutions: Inovasi dalam Penyimpanan Data HPE menawarkan berbagai solusi penyimpanan yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari penyimpanan untuk aplikasi bisnis kritikal hingga solusi penyimpanan berbasis cloud dan big data. Beberapa produk utama HPE dalam kategori penyimpanan data meliputi HPE Nimble Storage, HPE 3PAR StoreServ, dan HPE Primera. Setiap solusi ini memiliki keunggulannya masing-masing, namun semuanya memiliki tujuan yang sama: menyediakan penyimpanan yang cepat, aman, dan dapat diskalakan. HPE Nimble Storage HPE Nimble Storage adalah solusi penyimpanan berbasis flash yang mengoptimalkan kinerja dan efisiensi biaya. Dengan teknologi berbasis flash storage dan predictive analytics, Nimble Storage memungkinkan perusahaan untuk menangani beban kerja yang berat dengan kinerja tinggi. Solusi ini sangat ideal untuk aplikasi yang membutuhkan latensi rendah dan throughput tinggi, seperti aplikasi berbasis cloud dan analitik data besar. HPE Nimble Storage menggunakan adaptive flash yang memadukan penyimpanan flash dan hard disk untuk memberikan fleksibilitas dalam memilih tingkat kinerja dan biaya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan fitur cloud-integrated storage, solusi ini memungkinkan integrasi yang mulus dengan penyimpanan cloud, memberi fleksibilitas lebih dalam hal pengelolaan data. HPE 3PAR StoreServ HPE 3PAR StoreServ adalah solusi penyimpanan kelas enterprise yang menawarkan skalabilitas tinggi dan kinerja luar biasa. Dengan teknologi thin provisioning dan auto-tiering, HPE 3PAR StoreServ memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini ideal untuk perusahaan yang membutuhkan penyimpanan data besar dan memiliki beban kerja yang sangat bervariasi, dari aplikasi bisnis hingga virtualisasi. 3PAR StoreServ dirancang untuk mengelola data dengan cara yang lebih efisien, menyediakan tingkat kinerja yang konsisten di seluruh volume dan array penyimpanan. Dengan fitur data deduplication dan compression, HPE 3PAR StoreServ membantu mengurangi penggunaan kapasitas penyimpanan, yang pada gilirannya menurunkan biaya operasional. HPE Primera HPE Primera adalah solusi penyimpanan yang dirancang untuk memberikan kinerja ultra-cepat dan ketersediaan data yang tinggi. Dengan AI-powered data services, Primera mampu mengoptimalkan penyimpanan data secara otomatis, memberikan pengalaman pengguna yang konsisten dan tanpa gangguan. Primera ideal untuk perusahaan yang membutuhkan penyimpanan data dengan waktu respon cepat dan keandalan yang sangat tinggi, seperti aplikasi analitik real-time dan transaksi keuangan. Primera menggunakan teknologi flash storage dengan arsitektur berbasis data fabric, yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola penyimpanan data secara terpusat dan efisien. Solusi ini juga dilengkapi dengan alat analitik yang memberikan wawasan mendalam tentang kinerja penyimpanan dan penggunaan kapasitas, memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan infrastruktur TI mereka. Manfaat HPE Storage Solutions Efisiensi Biaya Salah satu keuntungan utama dari solusi penyimpanan HPE adalah kemampuannya untuk mengoptimalkan biaya. Dengan menggunakan teknologi thin provisioning, deduplikasi, dan kompresi, HPE dapat mengurangi penggunaan kapasitas penyimpanan yang tidak perlu, yang mengarah pada pengurangan biaya perangkat keras dan operasional. Selain itu, dengan kemampuannya untuk mengintegrasikan penyimpanan lokal dan cloud, perusahaan dapat memilih opsi penyimpanan yang paling hemat biaya tanpa mengorbankan kinerja atau keandalan. Skalabilitas Tanpa Batas Penyimpanan data yang skalabel sangat penting bagi perusahaan yang menghadapi pertumbuhan data yang cepat. Solusi penyimpanan HPE dirancang untuk tumbuh seiring dengan kebutuhan bisnis. HPE memungkinkan perusahaan untuk menambah kapasitas penyimpanan tanpa mengganggu operasional yang sedang berjalan. Dengan dukungan untuk pengelolaan data cloud dan lokal, perusahaan dapat dengan mudah memperluas infrastruktur penyimpanan mereka dengan menambahkan lebih banyak perangkat atau mengintegrasikan layanan penyimpanan berbasis cloud. Kinerja yang Tinggi Solusi penyimpanan HPE dirancang untuk memberikan kinerja tinggi yang konsisten, bahkan di bawah beban kerja yang berat. Dengan teknologi berbasis flash dan analitik berbasis kecerdasan buatan (AI), HPE memastikan bahwa data dapat diakses dengan latensi rendah dan throughput tinggi. Ini sangat penting bagi perusahaan yang menjalankan aplikasi yang membutuhkan pemrosesan data secara real-time atau aplikasi kritikal yang tidak dapat mentolerir penundaan. Keamanan dan Keandalan Data Keamanan data adalah prioritas utama bagi perusahaan di dunia digital saat ini. HPE memastikan bahwa data perusahaan terlindungi dengan menyediakan fitur keamanan canggih seperti enkripsi data, kontrol akses berbasis identitas, dan pemulihan bencana. HPE juga menawarkan ketersediaan data yang sangat tinggi, memastikan bahwa data tetap dapat diakses bahkan jika terjadi kegagalan perangkat keras atau bencana lainnya. Dengan solusi seperti HPE Primera, perusahaan dapat memastikan bahwa data mereka selalu tersedia, bahkan dalam situasi yang paling menantang sekalipun. Implementasi HPE Storage Solutions Mengimplementasikan solusi penyimpanan HPE biasanya melibatkan beberapa langkah. Proses dimulai dengan evaluasi kebutuhan penyimpanan perusahaan, diikuti dengan pemilihan solusi penyimpanan yang tepat berdasarkan anggaran dan tujuan kinerja. Setelah itu, perangkat penyimpanan HPE dipasang dan dikonfigurasi, baik untuk penyimpanan lokal atau integrasi dengan cloud. Tim teknis HPE juga dapat membantu perusahaan dalam merencanakan pemulihan bencana dan keamanan data, memastikan bahwa data yang sensitif terlindungi dengan baik selama proses implementasi. HPE juga menyediakan pelatihan dan dukungan berkelanjutan untuk memastikan perusahaan dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi solusi penyimpanan mereka. Kesimpulan Dalam dunia yang semakin mengandalkan data, solusi penyimpanan yang efisien dan scalable sangat penting untuk kesuksesan bisnis. HPE Storage Solutions menawarkan solusi yang tepat untuk perusahaan yang ingin mengelola data mereka dengan cara yang lebih efisien, aman, dan hemat biaya. Dengan teknologi mutakhir seperti adaptive flash, AI-powered data services, dan cloud integration, HPE membantu perusahaan menghadapi tantangan penyimpanan data di era digital dengan lebih baik. Dengan solusi penyimpanan yang fleksibel, aman, dan dapat diskalakan, HPE memberikan dasar yang kuat bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan infrastruktur TI mereka dan mempersiapkan diri untuk pertumbuhan dan tantangan masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya…
Author: hadi s
Supercharge AI Perusahaan Anda dengan HPE ProLiant dan NVIDIA Blackwell
HPE meluncurkan solusi AI terbaru untuk perusahaan yang didukung oleh NVIDIA Blackwell dan platform Grace Blackwell. NVIDIA AI Computing by HPE terus menghadirkan server AI terbaru untuk mendukung seluruh siklus pengembangan dan penerapan model AI, mulai dari pelatihan, penyetelan, hingga inferensi, dengan keamanan canggih melalui HPE Integrated Lights Out (iLO) dan keahlian pendinginan cair. Pada bulan Maret, dalam acara NVIDIA GTC, HPE dan NVIDIA memperkenalkan berbagai solusi AI perusahaan baru dari NVIDIA AI Computing by HPE. NVIDIA AI Computing by HPE mempercepat waktu untuk mendapatkan nilai dari AI dengan portofolio solusi AI yang dikembangkan bersama, guna menyederhanakan pengembangan dan penerapan model AI. Perusahaan dari berbagai skala dapat memanfaatkan portofolio AI yang lengkap untuk melatih, menyetel, atau menjalankan inferensi model mereka di edge computing, pusat data AI khusus, atau fasilitas kolokasi. Pengumuman Terkini untuk HPE ProLiant Compute: Dukungan untuk NVIDIA HGX B300 NVL16 dengan HPE ProLiant Compute XD series HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dengan NVIDIA RTX™ PRO 6000 Blackwell Server Edition HPE ProLiant Compute DL384b Gen12 dengan NVIDIA GB200 NVL4 Keamanan Tingkat Lanjut dengan HPE ProLiant Compute Gen12 HPE Integrated Lights-Out (iLO) melindungi setiap fase siklus hidup server dengan teknologi HPE iLO Silicon Root of Trust yang terdepan di industri. Portofolio HPE ProLiant Compute Gen12 terbaru menetapkan standar baru dalam keamanan perusahaan dengan perlindungan bawaan di setiap lapisan, mulai dari chip hingga cloud. HPE iLO 7 memperkenalkan prosesor keamanan khusus yang disebut Secure Enclave, yang membangun rantai kepercayaan yang tak dapat ditembus untuk melindungi dari serangan firmware serta memastikan transparansi penuh dari pabrik hingga rantai pasokan terpercaya HPE. HPE iLO 7 juga menjadi server pertama yang menghadirkan kriptografi pasca-kuantum dan memenuhi persyaratan sertifikasi keamanan kriptografi FIPS 140-3 Level 3. Dukungan untuk NVIDIA HGX B300 NVL16 dengan HPE ProLiant Compute XD Series Server HPE ProLiant Compute XD akan mendukung NVIDIA HGX B300 NVL16, yang mencakup 16 GPU NVIDIA Blackwell Ultra untuk pelanggan yang ingin melatih dan menyempurnakan model AI skala besar. HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dengan NVIDIA RTX™ PRO 6000 Blackwell Server Edition Bagi mereka yang mencari akselerasi ultra-skala, HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 adalah jawabannya. Server ini mendukung GPU terbaru RTX PRO 6000 Blackwell, serta memiliki kapasitas yang diperluas hingga sepuluh GPU double-wide atau enam belas GPU single-wide. Selain itu, opsi pendinginan cair langsung tersedia untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi. HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dirancang khusus sebagai server rack 4U, yang dioptimalkan untuk AI fine-tuning dan inferensi. Server ini juga dilengkapi dengan teknologi terbaru seperti PCIe Gen5 dan memori DDR5, yang memungkinkan kapasitas RAM hingga 4TB serta pilihan penyimpanan NVMe & EDSFF. RTX PRO 6000 Blackwell: GPU Data Center Tercanggih untuk AI dan Komputasi Visual RTX PRO 6000 Blackwell adalah GPU terbaik untuk pusat data yang dirancang khusus untuk AI dan komputasi visual. GPU ini memberikan akselerasi revolusioner untuk berbagai beban kerja perusahaan yang paling menuntut, termasuk AI agentic, AI fisik, komputasi ilmiah, grafik, dan aplikasi video. Dirancang untuk komputasi skala besar di pusat data, RTX PRO 6000 Blackwell hadir dengan sistem pendinginan pasif serta memori ultra-cepat GDDR7 sebesar 96 GB. Dengan Tensor Cores generasi kelima untuk komputasi berbasis AI, RTX PRO 6000 Blackwell memungkinkan pengembangan agen AI yang kompleks, yang dapat memahami, bernalar, dan bertindak dalam lingkungan yang dinamis. Berkat dukungan untuk Transformer Engine generasi kedua, GPU ini memberikan kinerja hingga 5X lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya NVIDIA L40S, terutama untuk aplikasi agentic AI dan generative AI. Performa, Skalabilitas, dan Keandalan Tinggi untuk Berbagai Industri Dengan daya komputasi, memori, dan throughput yang sangat besar, HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dengan RTX PRO 6000 Blackwell memberikan keunggulan untuk aplikasi AI di berbagai industri, termasuk: Kesehatan (healthcare) Manufaktur Geosains Ritel Media dan siaran langsung Server ini meningkatkan performa, skalabilitas, dan keandalan, mendorong inovasi, serta melampaui batasan teknologi yang ada. Ketersediaan HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 sudah tersedia di pasaran saat ini, sementara GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition berbasis PCIe diharapkan akan tersedia akhir tahun ini. HPE ProLiant Compute DL384b Gen12 with NVIDIA GB200 NVL4 HPE ProLiant Compute DL384b Gen12 dengan NVIDIA GB200 Grace Blackwell NVL4 Superchip HPE ProLiant Compute DL384b Gen12 dirancang untuk menghadirkan performa tingkat lanjut dalam menangani beban kerja campuran, intensif memori, dan AI. Server rack-optimized terbaru ini dilengkapi dengan NVIDIA GB200 NVL4, yang menyediakan memori cepat, terpadu, dan koheren, menjadikannya ideal untuk tugas AI fine-tuning dan inferensi menggunakan Retrieval Augmented Generation (RAG). Server ini tersedia dalam dua opsi pendinginan, yaitu pendinginan udara (air-cooled) dan pendinginan cair langsung (DLC – Direct Liquid Cooling). Ini akan menjadi server HPE ProLiant pertama dengan CPU NVIDIA Grace yang menawarkan DLC, sehingga meningkatkan efisiensi pendinginan, meningkatkan performa, serta mengurangi biaya operasional dengan mengurangi kebutuhan akan pendinginan berbasis AC yang boros energi. Spesifikasi NVIDIA GB200 NVL4 768 GB memori HBM3E di empat GPU NVIDIA B200 Bandwidth memori gabungan sebesar 32 TB/s 960 GB memori LPDDR5X untuk CPU NVIDIA Grace Fifth Generation NVIDIA NVLink™ untuk komunikasi berkecepatan tinggi hingga 1.8 TB/s antara CPU dan GPU Dengan kemampuan AI yang canggih, HPE ProLiant DL384b Gen12 memungkinkan perusahaan untuk mengimplementasikan model bahasa besar (LLM) untuk fine-tuning AI dan inferensi, secara signifikan meningkatkan kapabilitas komputasi dan mempercepat adopsi aplikasi AI. Ketersediaan: HPE ProLiant Compute DL384b Gen12 dengan NVIDIA GB200 NVL4 diperkirakan akan tersedia secara umum pada Q4 2025. HPE ProLiant Compute DL384 Gen12 dengan NVIDIA GH200 NVL2 sudah tersedia saat ini. Peningkatan Baru untuk HPE Cloud AI HPE Private Cloud AI adalah solusi inovatif pertama yang menawarkan integrasi mendalam antara komputasi, jaringan, dan perangkat lunak AI NVIDIA dengan penyimpanan AI, komputasi, dan HPE GreenLake cloud. Dengan solusi ini, perusahaan dari berbagai skala dapat memiliki jalur yang cepat, efisien, dan fleksibel dalam mengembangkan dan menerapkan aplikasi AI generatif, agentic, dan fisik. Solusi ini didukung oleh: Jaringan Ethernet NVIDIA Spectrum-X Perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise untuk mendukung komputasi akselerasi dalam berbagai kasus penggunaan seperti AI generatif dan agentic NVIDIA AI Enterprise adalah platform perangkat lunak cloud-native yang dirancang untuk pengembangan dan penerapan pipeline AI generatif produksi. Dengan NVIDIA AI Enterprise Software, perusahaan dapat: Membangun data flywheel untuk era AI agentic Mengoptimalkan kinerja model dengan…
Merangkul Masa Depan Kriptografi Tahan Kuantum dengan HPE ProLiant Compute Gen12
Pendahuluan: Apa Itu Kriptografi Tahan Kuantum? Kriptografi tahan kuantum, juga dikenal sebagai post-quantum cryptography (PQC), mengacu pada algoritma kriptografi yang dirancang untuk tetap aman terhadap ancaman potensial dari komputer kuantum. Komputer kuantum, dengan kemampuan komputasinya yang sangat maju, memiliki potensi untuk membobol algoritma kriptografi saat ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan dan mengadopsi solusi kriptografi tahan kuantum guna memastikan keamanan data di pusat data masa depan Anda. Memahami CNSA 2.0 dan Ancaman Kuantum Komputasi kuantum menjanjikan solusi untuk masalah yang saat ini tidak dapat diselesaikan dengan komputasi tradisional. Teknologi ini mampu melakukan perhitungan dan simulasi kompleks dengan jauh lebih cepat dibandingkan sistem saat ini. Namun, meskipun menawarkan kemajuan besar, komputasi kuantum juga menimbulkan ancaman serius terhadap langkah-langkah keamanan yang ada. Komputer kuantum memiliki kemampuan komputasi yang begitu maju sehingga dapat membobol algoritma kriptografi saat ini, yang dapat mengancam keamanan data secara signifikan. Ini memungkinkan dekripsi data yang dienkripsi dengan algoritma saat ini dan memungkinkan pihak jahat untuk menandatangani perangkat lunak serta firmware agar tampak sah, meskipun telah dikompromikan. Panduan CNSA 2.0 yang dirilis oleh National Security Agency (NSA) menandai langkah penting dalam mengamankan sistem keamanan nasional dari serangan kuantum. Panduan ini menyoroti urgensi transisi ke algoritma tahan kuantum (QR) untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh komputer kuantum. Tantangan Pelanggan yang Ditangani oleh Teknologi Tahan Kuantum Teknologi tahan kuantum mengatasi tantangan utama pelanggan dengan memastikan keamanan data terhadap kekuatan komputasi lanjutan dari komputer kuantum. Teknologi ini memberikan perlindungan yang kuat terhadap informasi sensitif, mengurangi risiko yang terkait dengan algoritma kriptografi saat ini, serta mempermudah transisi ke solusi kriptografi pasca-kuantum. Beberapa tantangan utama yang dapat diatasi dengan teknologi ini meliputi: Ancaman Kuantum – Komputer kuantum dapat membobol algoritma kriptografi saat ini, yang dapat mengancam keamanan data, memungkinkan pihak jahat mengakses informasi sensitif, serta merusak integritas data dan kepercayaan dalam komunikasi digital. Upaya Standarisasi – Organisasi seperti National Institute of Standards and Technology (NIST) secara ketat menguji dan menstandarkan algoritma post-quantum cryptography (PQC) untuk memastikan perlindungan data yang andal terhadap serangan kuantum. Tantangan Transisi – Transisi ke PQC tidak mudah dan membutuhkan perhatian terhadap persyaratan komputasi dan penyimpanan yang lebih besar. Ini mencakup pembaruan sistem yang ada, kompatibilitas dengan algoritma baru, serta penyesuaian beban kerja yang meningkat. Kesiapan Industri – Perusahaan harus mulai bersiap sekarang dengan mengidentifikasi sistem kritis yang memerlukan enkripsi yang kuat. Ini mencakup evaluasi langkah-langkah keamanan saat ini serta perencanaan integrasi solusi PQC. Strategi Implementasi – Menilai implementasi kriptografi yang ada dan merencanakan integrasi algoritma PQC sangat penting untuk memastikan keamanan jangka panjang. Kemitraan dan Kolaborasi – Berkolaborasi dengan rekan industri, pakar kriptografi, dan badan standarisasi adalah langkah kunci dalam transisi PQC. Dengan bekerja sama, organisasi dapat berbagi pengetahuan, sumber daya, dan praktik terbaik untuk menghadapi tantangan keamanan yang berkembang. Futureproofing – Menggunakan solusi kriptografi yang fleksibel dan skalabel akan memungkinkan organisasi beradaptasi dengan cepat seiring berkembangnya standar PQC. HPE ProLiant Compute Gen12 Mengatasi Tantangan Ini HPE ProLiant Compute Gen12 dirancang untuk memenuhi kebutuhan keamanan pelanggan yang terus berkembang, sejalan dengan jadwal implementasi CNSA 2.0. Dengan mengintegrasikan solusi kriptografi tercanggih, HPE memastikan bahwa data pelanggan tetap aman di era pasca-kuantum. Fitur utama yang ditawarkan HPE ProLiant Compute Gen12: Pembaruan firmware dengan algoritma tanda tangan tahan kuantum – Pembaruan firmware ProLiant Compute Gen12 iLO7 akan ditandatangani dan diautentikasi menggunakan algoritma yang disetujui oleh CNSA 2.0, mencegah entitas jahat dengan komputer kuantum membuat firmware berbahaya yang tampak sah. iLO7 juga dapat mengautentikasi pembaruan firmware lain yang menggunakan algoritma tahan kuantum, meningkatkan keamanan masa depan. Silicon Root of Trust dengan algoritma tahan kuantum – HPE ProLiant Compute Gen12 dilengkapi dengan Silicon Root of Trust yang ditingkatkan menggunakan algoritma tahan kuantum. Selama proses booting, firmware iLO7 diautentikasi dengan algoritma ini, mencegah penyerang dengan akses fisik dan komputer kuantum untuk mengganti firmware asli dengan versi berbahaya. Para Pemimpin Industri sebagai Bagian dari Ekosistem Para pemimpin industri seperti Thales dan DigiCert menyoroti pentingnya strategi enkripsi yang siap menghadapi tantangan di era pasca-kuantum. Keselarasan mereka dengan visi HPE menunjukkan pentingnya langkah-langkah proaktif untuk memastikan keamanan data. Kesimpulan dan Tindakan yang Perlu Dilakukan Saat kita memasuki era komputasi kuantum, HPE ProLiant Compute Gen12 menjadi simbol keamanan dan inovasi. Dengan menyesuaikan teknologi dengan CNSA 2.0 dan mengintegrasikan algoritma tahan kuantum, HPE memastikan bahwa data pelanggan tetap aman dari ancaman kuantum di masa depan. Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan menuju dunia pasca-kuantum yang lebih aman. Tetap selangkah lebih maju, tetap aman! Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hpe.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Transformasi Manajemen Komputasi di Seluruh Lingkungan Terdistribusi Anda
Inisiatif TI baru, aplikasi, dan lokasi edge terus memperluas infrastruktur server Anda. Lingkungan komputasi ini terus menyebar ke berbagai lokasi terdistribusi, menciptakan tantangan besar dalam hal waktu dan sumber daya bagi tim TI, terutama di lokasi edge yang tidak memiliki staf TI. Faktanya, masalah terkait komputasi terdistribusi menjadi salah satu perhatian utama para pemimpin TI saat ini. Sebuah studi Forrester tentang pengguna HPE ProLiant menunjukkan bahwa hampir 60% pemimpin TI menyatakan tantangan terbesar mereka terkait infrastruktur dan keamanan adalah downtime akibat masalah server. Dari segi efisiensi dan waktu ke pasar, sekitar 58% menganggap proses yang memakan waktu dan mahal untuk mengirim staf ke lokasi edge sebagai kekhawatiran utama, sementara 59% menyebut keterbatasan waktu dan sumber daya finansial sebagai perhatian terbesar mereka terkait anggaran dan sumber daya.[1] Secara khusus, tim TI khawatir tentang ketidakmampuan memperbarui server terdistribusi secara konsisten atau tepat waktu, tidak adanya akses jarak jauh ke server, dan keterlambatan penerapan di edge. Seiring dengan semakin banyaknya server yang dikerahkan di luar pusat data tradisional, kompleksitas dalam penerapan dan pengelolaan server tersebut semakin meningkat. Kini, Anda dapat menyederhanakan manajemen komputasi di seluruh lingkungan terdistribusi dan siklus hidup server dengan HPE Compute Ops Management. Platform terpusat ini menghadirkan pengalaman cloud yang konsisten, terpadu, dan dapat diskalakan, memungkinkan Anda mengelola ribuan server dengan mudah, sama seperti mengelola satu server saja. Kelola dari Mana Saja, di Mana Saja Setiap organisasi memiliki lingkungan server yang unik. Server dapat ditempatkan di pusat data atau lokasi kolokasi, tersebar di berbagai wilayah atau lokasi global, atau merupakan kombinasi dari pusat data dan lokasi edge. Apa pun skenario yang sesuai dengan situasi Anda, tantangan utamanya adalah mengelola semuanya dengan konsistensi. Inilah yang menjadi keunggulan HPE Compute Ops Management—memungkinkan Anda mengelola, memantau, dan memperoleh visibilitas penuh atas lingkungan komputasi HPE ProLiant yang terdistribusi dengan aman. Sebagai solusi manajemen komputasi berbasis cloud, HPE Compute Ops Management membantu Anda mentransformasi operasi bisnis serta mengubah tim TI dari pendekatan reaktif menjadi proaktif dengan wawasan global melalui konsol terpadu. Sederhanakan dan Otomatiskan Tugas Dengan HPE Compute Ops Management, Anda dapat mengurangi upaya manual dalam penerapan server dan mencapai pengelolaan yang lebih efisien melalui otomatisasi. Tugas-tugas otomatis ini membantu mempercepat pembaruan server, memitigasi risiko, serta mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mempersiapkan dan menjalankan pembaruan sistem. Berikut adalah beberapa manfaatnya: ✅ Memastikan Konsistensi Sistem: Menjaga kepatuhan dengan kontrol otomatis berbasis kebijakan dan pelacakan kepatuhan. ✅ Mempercepat dan Mempermudah Pembaruan Server: Download berbasis delta yang cerdas untuk pembaruan firmware server dan iLO menghemat waktu serta usaha. ✅ Mengelola Server dalam Skala Besar: REST API memungkinkan pembaruan server dengan skrip massal dan penerapan kebijakan berbasis kepatuhan firmware. ✅ Mempercepat Waktu Penyelesaian Masalah: Notifikasi instan untuk masalah kritis, pemanfaatan webhook untuk membuat pemicu kejadian, serta otomatisasi pembuatan tiket dukungan ke HPE Services untuk kegagalan perangkat keras. Sebuah studi pelanggan oleh Forrester menunjukkan bahwa HPE Compute Ops Management terbukti mengurangi waktu pengelolaan server hingga 75%, meminimalkan downtime server edge hingga 4,8 jam per tahun, dan menghemat biaya perjalanan serta perangkat lunak sebesar $152.000 dalam tiga tahun.[2] Akses, Pemantauan, dan Pengelolaan Server yang Lebih Aman Pelanggan dalam studi Forrester juga mengalami peningkatan postur keamanan dan melihat bagaimana HPE Compute Ops Management meningkatkan keamanan secara keseluruhan—dengan pembaruan yang lebih cepat serta portal manajemen server yang aman.[3] Dengan HPE Compute Ops Management, Anda dapat mengurangi paparan risiko keamanan serta masalah kepatuhan di seluruh lingkungan terdistribusi Anda dengan fitur autentikasi multifaktor, manajemen kebijakan, koneksi aman, dan model keamanan bersama. Berikut adalah beberapa contohnya: Konektivitas Aman dari Ujung ke Ujung: Autentikasi yang aman dari platform cloud hingga tingkat server individual dengan enkripsi data. Peningkatan Manajemen Risiko: Visibilitas terhadap status keamanan serta kontrol granular atas pengaturan keamanan iLO, memungkinkan Anda memprioritaskan risiko. Manajemen Keamanan Terpusat: Menghindari paparan server terhadap kerentanan keamanan, pelanggaran data, dan pelanggaran kepatuhan melalui konsolidasi akses melalui gateway aman. Model Keamanan Bersama: Model keamanan bersama ini memungkinkan pelanggan untuk memastikan praktik keamanan perangkat on-premises dan koneksi mereka ke HPE GreenLake cloud. Manajemen Komputasi yang Lebih Sederhana Dengan pengalaman as-a-service yang konsisten, HPE Compute Ops Management memungkinkan Anda mengelola semua server dengan lebih mudah, menghadirkan visibilitas global, wawasan, dan kecepatan di seluruh lingkungan terdistribusi, sambil tetap menjaga keamanan dan fleksibilitas cloud dalam infrastruktur komputasi terdistribusi Anda. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hpe.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Modernisasi perjalanan AI Anda dengan HPE ProLiant Gen 12 Servers
Saat organisasi menghadapi beban kerja yang semakin intensif dalam penggunaan data dan semakin menuntut, HPE ProLiant Compute Gen12 menawarkan keamanan, kinerja, dan efisiensi untuk berbagai beban kerja, mulai dari VDI hingga AI. Kenali Keluarga Server HPE ProLiant Compute Gen12: Dirancang untuk Masa Depan Anda. Modernisasi Perjalanan AI Anda dengan HPE ProLiant Gen 12 Servers Portofolio terbaru HPE ProLiant Compute Gen12 menghadirkan keamanan, kinerja, dan efisiensi tingkat lanjut ke dalam operasi TI. Dengan meningkatnya tekanan untuk menerapkan aplikasi AI dan menata ulang strategi virtualisasi, TI memerlukan kapabilitas canggih untuk memaksimalkan produktivitas dan kinerja. Sistem dan server Gen12 adalah portofolio modern dari solusi perangkat keras dan perangkat lunak yang menyediakan fondasi keamanan bagi generasi beban kerja berikutnya, sambil meningkatkan efisiensi daya dan menyederhanakan operasi. Apa yang Membuat HPE ProLiant Gen12 Unggul dari Kompetitor? Keamanan Berlapis Lindungi server dari serangan dengan keamanan berlapis yang terdepan di industri. Dengan HPE iLO 7, lapisan keamanan berbasis silikon (silicon root of trust) melindungi server sejak proses manufaktur hingga akhir masa pakai. Selain itu, teknologi ini juga siap menghadapi ancaman serangan kuantum di masa depan. Optimalisasi Performa dan Efisiensi Keluarga HPE ProLiant Gen12 menghadirkan keseimbangan performa, efisiensi, dan penghematan biaya, mendukung berbagai beban kerja dari edge computing hingga operasi AI canggih. Dengan tuntutan daya yang semakin besar di pusat data, server ini didesain secara khusus untuk AI dengan inovasi pendinginan canggih yang memastikan efisiensi energi tanpa mengorbankan kinerja dan produktivitas. Otomatisasi Operasi TI Manajemen TI menjadi lebih efisien dengan satu solusi pengelolaan yang menyediakan visibilitas penuh, wawasan berbasis AI, dan otomatisasi canggih. Dengan sistem ini, organisasi dapat mengelola operasi komputasi, siklus hidup server, keamanan menyeluruh dari on-premises hingga cloud, serta efisiensi energi dan pendinginan. Fitur dan Fungsi Baru Prosesor Intel Terbaru dengan Core Khusus Portofolio server baru ini mencakup delapan server HPE ProLiant Compute Gen12 terbaru. Enam di antaranya menggunakan prosesor Intel Xeon 6, tersedia mulai Q1 2025: HPE ProLiant Compute DL320, DL340, DL360, DL380, DL380a, dan ML350 Gen12. HPE Synergy 480 dan HPE ProLiant Compute DL580 Gen12 akan tersedia pada musim panas 2025. Server baru ini memiliki dukungan GPU yang lebih besar, memori lebih cepat, penyimpanan lebih luas, serta opsi pendinginan udara dan cair. Efisiensi Daya Hingga 65% Server Gen12 dapat menghemat hingga 65% konsumsi daya per tahun, memungkinkan organisasi membebaskan kapasitas pusat data. Satu server Gen12 mampu memberikan performa yang setara dengan tujuh server Gen10. Prosesor Intel Xeon 6 tersedia dalam dua varian: P-Core untuk performa tinggi dan optimalisasi daya E-Core untuk skala besar dan efisiensi daya HPE VM Essentials Dikombinasikan dengan HPE ProLiant Compute Gen12, solusi ini menyederhanakan pengelolaan lingkungan virtualisasi. Dengan HPE VM Essentials, pelanggan dapat: ✔️ Mengelola beban kerja virtual yang ada ✔️ Beralih ke hypervisor HPE VME ✔️ Menyederhanakan pengalaman manajemen VM Awalnya didukung pada DL360 dan DL380, dengan ekspansi ke model lainnya di masa mendatang. Tersedia uji coba gratis selama 60 hari! Dukungan GPU yang Ditingkatkan untuk AI Generatif HPE ProLiant Compute menghadirkan server yang dioptimalkan untuk AI sebagai bagian dari portofolio NVIDIA AI Computing by HPE. Server ini dirancang khusus untuk menangani fine-tuning dan inferensi AI generatif (GenAI) dalam solusi HPE Private Cloud AI. Server AI khusus ini memiliki sistem daya canggih dan pendinginan yang efisien untuk mendukung tuntutan daya tinggi dari GPU. Server unggulan AI dari HPE ProLiant Compute: HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 dengan NVIDIA H200 NVL HPE ProLiant Compute DL384 Gen12 – pertama di pasar dengan NVIDIA GH200 NVL2 (144GB) HPE ProLiant Compute DL384 Gen12 mencetak rekor dunia dalam AI Inference HPE iLO 7 – Standar Baru Keamanan Server Server HPE ProLiant Compute Gen12 hadir dengan HPE iLO 7 yang dilengkapi prosesor keamanan khusus (secure enclave). Keunggulan HPE iLO 7: ✅ Post Quantum Cryptography – Server pertama dengan verifikasi firmware kuantum-aman ✅ Sertifikasi Keamanan FIPS 140-3 Level 3 – Standar keamanan tingkat tinggi Opsi Pendinginan Cair untuk Efisiensi Energi Sebagai upaya menyeimbangkan keberlanjutan dan pengelolaan biaya, HPE menawarkan pendinginan cair langsung (DLC) untuk semua server rack berbasis Intel pada HPE ProLiant Compute Gen12. Pendinginan cair dapat: ✔️ Menghilangkan panas 3.000 kali lebih efisien dibanding udara ✔️ Meningkatkan efektivitas penggunaan daya (PUE) ✔️ Mengurangi biaya pendinginan dan operasional Spesifikasi Server HPE ProLiant Compute Gen12 Server Optimalisasi Daya & TCO HPE ProLiant Compute DL320 Gen12 (1U, 1 Soket, ideal untuk VDI, virtualisasi, dan hybrid cloud) Intel Xeon 6 hingga 144 core Hingga 4TB DDR5 memory Pendinginan udara dan cair HPE ProLiant Compute DL340 Gen12 (2U, 1 Soket, untuk hybrid cloud & solusi data) Intel Xeon 6 hingga 144 core Hingga 6 single-wide atau 4 double-wide GPUs Pendinginan udara Server Optimalisasi Kepadatan HPE ProLiant Compute DL360 Gen12 (1U, 2 Soket, kompak untuk VDI, virtualisasi, dan hybrid cloud) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core) Hingga 3 single-wide GPUs Pendinginan udara, loop tertutup, dan cair langsung HPE ProLiant Compute DL380 Gen12 (2U, 2 Soket, fleksibel untuk data management) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core per soket) Hingga 3 double-wide atau 8 single-wide GPUs Pendinginan udara dan cair langsung Server AI Teroptimasi HPE ProLiant Compute DL380a Gen12 (Ultra-scalable AI acceleration untuk GenAI fine-tuning & inferencing) Hingga 2 Intel Xeon 6 (144 core per soket) Hingga 8 double-wide atau 16 single-wide GPUs Pendinginan udara Server Optimalisasi Edge & SMB HPE ProLiant Compute ML350 Gen12 (Dual-socket tower server untuk Edge & SMB) Hingga 2 Intel Xeon 6 (86 core per soket) Hingga 4 double-wide atau 8 single-wide GPUs Pendinginan udara Dengan fitur dan teknologi terbaru, HPE ProLiant Compute Gen12 siap menjadi solusi komputasi AI generasi berikutnya, menghadirkan efisiensi, keamanan, dan performa terbaik bagi organisasi Anda. Ambil Langkah Selanjutnya Menuju Masa Depan Berbasis Data Jangan menunda untuk mendapatkan manfaat dari komputasi generasi terbaru. Temukan bagaimana kemajuan terbaru dalam teknologi komputasi menghadirkan kapabilitas yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas, membebaskan sumber daya untuk inovasi, serta meningkatkan efisiensi daya guna mendukung keberlanjutan dalam jangka panjang. HPE ProLiant Compute Gen12 menghadirkan keamanan, performa, dan efisiensi tingkat lanjut bagi organisasi Anda. Hubungi perwakilan resmi HPE, mitra resmi HPE, atau reseller resmi HPE hari ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang HPE ProLiant Compute Gen12,…
X10000 dan Starburst Data: Duo Sempurna untuk Active Data Lakehouse
Pelajari evolusi dari data warehouse ke data lakehouse terbuka dan peran penting penyimpanan objek bersama mesin NoSQL dalam mendukung active data lakehouse. – Oleh Andrea Fabrizi, Manajer Produk Utama untuk Penyimpanan Solusi AI, HPE Cara kita mengelola dan menganalisis data terus berkembang. Data warehouse tradisional dan data lake kini mulai digantikan oleh pendekatan baru: active data lakehouse. Meskipun data warehouse unggul dalam business intelligence, mereka mengalami kesulitan dalam menangani data tidak terstruktur dan skalabilitas yang dibutuhkan saat ini. Di sisi lain, data lake menawarkan fleksibilitas tetapi kurang memiliki struktur yang diperlukan untuk analitik yang cepat dan andal. Active data lakehouse mengisi kesenjangan ini dengan menggabungkan keunggulan keduanya: organisasi dan keandalan data warehouse serta fleksibilitas dan skalabilitas data lake. Hibrida yang kuat ini tidak hanya mendukung kombinasi data terstruktur dan tidak terstruktur, tetapi juga mempermudah konektivitas dengan berbagai alat, mengurangi biaya, dan menghindari ketergantungan pada satu vendor. Ini adalah cara yang lebih cerdas untuk mengelola data dalam ekosistem yang kompleks saat ini. HPE Alletra Storage MP X10000 kini terintegrasi secara mulus dengan Starburst Data, membentuk fondasi utama untuk active data lakehouse yang berkinerja tinggi dan hemat biaya. X10000 memberikan skalabilitas dan efisiensi luar biasa dalam mengelola kumpulan data besar, sementara integrasinya dengan Starburst Data mengoptimalkan akses data dan kinerja kueri di berbagai sumber data hibrida. Kombinasi ini menciptakan fondasi ideal untuk menerapkan dan mengelola active data lakehouse yang memungkinkan organisasi mendapatkan wawasan yang lebih cepat, efisien, dan dengan kompleksitas yang lebih rendah. Mari kita bahas lebih dalam bagaimana teknologi inovatif ini bekerja sama untuk membentuk masa depan manajemen data. Dari Data Warehouse dan Data Lake ke Active Data Lakehouse Sebuah arsitektur baru telah muncul sebagai alternatif dari teknologi data warehouse dan data lake tradisional. Pendekatan inovatif ini, yang dikenal sebagai data lakehouse, menawarkan keseimbangan optimal antara dua metode penyimpanan data konvensional. Arsitektur data lakehouse bertujuan untuk mengintegrasikan keunggulan data lake dan data warehouse, menciptakan platform terpadu yang mengatasi keterbatasan masing-masing. Prinsip Dasar Data Lakehouse: Format File Terbuka: Format file standar dan dapat diakses digunakan untuk menyimpan data dalam arsitektur data lakehouse, seperti Apache Parquet dan Apache ORC. Berkat format ini, berbagai alat analitik dapat membaca dan memproses data tanpa perlu konversi khusus, meningkatkan interoperabilitas dan fleksibilitas sistem. Format Tabel Terbuka: Misalnya, menggunakan Apache Iceberg untuk memungkinkan data warehousing yang dapat diskalakan langsung pada data lake. Format tabel terbuka juga menyediakan kemampuan metadata, di mana metadata biasanya disimpan dalam data lake dalam format JSON atau Avro dan memiliki pointer katalog untuk metadata saat ini. Penyimpanan Objek: Seperti X10000, yang menawarkan skalabilitas tanpa batas, kinerja tinggi, dan keandalan terbaik di kelasnya. Mesin Kueri Terbuka: Misalnya, menggunakan Starburst sebagai komponen utama dalam arsitektur data lakehouse yang memungkinkan pengguna menjalankan kueri dan menganalisis data dari berbagai sumber hibrida (on-premises, cloud, dan cross-cloud) yang tersimpan dalam data lakehouse, terlepas dari formatnya (terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur). Dengan memanfaatkan kueri SQL standar, mesin ini menggabungkan fleksibilitas data lake dengan kecepatan kueri yang biasanya dikaitkan dengan data warehouse. Dukungan Native untuk AI dan ML: Termasuk Apache Spark, yang memungkinkan aplikasi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin berjalan secara efisien dalam ekosistem data lakehouse. Sistem data lakehouse menggabungkan skalabilitas dan fleksibilitas data lake dengan manajemen data yang kuat dan kemampuan kueri data warehouse. Arsitektur hibrida ini mendukung berbagai jenis data dan beban kerja, menjadikannya solusi ideal untuk berbagai kasus penggunaan analitik dan operasional. Fitur Utama Data Lakehouse Penyimpanan Terpadu: Data lakehouse menggunakan satu lapisan penyimpanan untuk data terstruktur dan tidak terstruktur, menghilangkan kebutuhan akan sistem penyimpanan terpisah atau arsitektur penyimpanan bertingkat. Manajemen Data yang Efisien: Menyediakan fitur manajemen data canggih seperti ACID transactions, versioning data, dan enforcement skema untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Kinerja Tinggi: Dibangun untuk mendukung pemrosesan batch dan real-time dengan kecepatan tinggi, memungkinkan pengambilan dan analisis data yang lebih cepat. Efisiensi Biaya: Dengan mengonsolidasikan penyimpanan dan kemampuan pemrosesan, data lakehouse mengurangi biaya infrastruktur data secara keseluruhan. Skalabilitas: Mampu melakukan skalabilitas horizontal untuk mengelola peningkatan volume data dan kebutuhan komputasi yang terus bertambah. Interoperabilitas: Sistem ini dapat bekerja dengan berbagai alat pemrosesan dan analitik data, memberikan fleksibilitas dalam memilih alat terbaik untuk tugas tertentu. Data lakehouse adalah solusi canggih untuk perusahaan yang ingin menggabungkan kekuatan data warehouse dan data lake dalam satu platform yang fleksibel, skalabel, dan berperforma tinggi. Comparison: Data Warehouse vs. Data Lake vs. Data Lakehouse Apa yang Membuat X10000 dan Starburst Data Menjadi Solusi Optimal untuk Open Data Lakehouse? Integrasi antara HPE Alletra Storage MP X10000 dan perangkat lunak Starburst menawarkan solusi optimal untuk sistem active data lakehouse. Kombinasi ini dirancang dan direkayasa untuk membuka nilai bisnis dari streaming data dalam skala apa pun, sekaligus menjaga efisiensi ekonomi yang ideal. “Analitik real-time pada data lake kini menjadi hal yang penting bagi kesuksesan bisnis, memungkinkan organisasi mengambil keputusan secara instan, merespons perubahan pasar, dan memenuhi permintaan pelanggan, mitra, serta pemasok tepat pada waktunya,” kata Justin Borgman, Co-founder dan CEO Starburst Data. “HPE’s Active Data Lake dengan Starburst Data’s open hybrid lakehouse, yang dapat diisi ulang dengan kecepatan terbaik di industri, mengubah analitik dan ML/AI menjadi penggerak proaktif bagi keunggulan kompetitif dan pertumbuhan bisnis.” Mari kita bahas lebih dalam mengapa integrasi X10000 dan perangkat lunak Starburst membentuk platform ideal untuk active data lakehouse. Keunggulan X10000 dan Starburst dalam Active Data Lakehouse Penyimpanan Terpadu X10000 menyediakan sistem penyimpanan objek berkinerja tinggi dan hemat biaya yang dirancang untuk menyimpan data terstruktur dan tidak terstruktur. Manajemen Data yang Canggih Starburst dibangun di atas Trino (sebelumnya PrestoSQL), sebuah mesin kueri SQL terdistribusi open-source. Dapat menjalankan kueri analitik interaktif di atas dataset besar. Menyediakan fitur ACID transactions, versioning data, dan enforcement skema untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Dapat mengakses dan mengkueri data dari berbagai sumber, baik on-premises maupun cloud, memberikan fleksibilitas tinggi dalam lingkungan data yang beragam. Kinerja Tinggi X10000 menawarkan kecepatan luar biasa untuk akses dan pengambilan data. Starburst meningkatkan kinerja lebih jauh dengan teknik seperti pemrosesan paralel dalam memori dan pipelined execution, memastikan eksekusi kueri yang cepat bahkan untuk dataset yang sangat besar. Efisiensi Biaya Kinerja unggul dari X10000 dan Starburst memungkinkan pengolahan data dalam jumlah…
Hands-on AI: HPE dan NVIDIA Menyediakan Demo, Uji Coba, dan Proof-of-Concept untuk Solusi AI Enterprise Siap Pakai
Apakah Anda siap untuk mulai produktif dengan AI? HPE dan NVIDIA kini menawarkan demo online, uji coba ter-host, dan proof-of-concept untuk solusi AI siap pakai mereka, yaitu HPE Private Cloud AI. Tahun 2024 adalah tahun penuh terobosan dalam kecerdasan buatan (AI) dan bagaimana teknologi ini dapat diterapkan di berbagai industri dan kasus penggunaan. Pasar aplikasi, layanan, dan perangkat keras AI berkembang pesat, dengan berbagai teknologi baru yang terus muncul untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang semakin kompleks. Salah satu inovasi terbesar yang memungkinkan perusahaan mendapatkan keuntungan dari AI adalah HPE Private Cloud AI, solusi AI enterprise siap pakai hasil kolaborasi HPE dan NVIDIA. Untuk membantu bisnis memahami kapabilitas platform ini, HPE kini menyediakan berbagai demo jarak jauh, uji coba ter-host, dan sistem proof-of-concept, yang memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman langsung dalam lingkungan produksi HPE Private Cloud AI. Bagaimana Cara Mencoba Demo? Apa yang Akan Saya Lihat? HPE menyediakan dua jenis demo untuk pelanggan yang ingin menjelajahi pengalaman deployment dan manajemen HPE Private Cloud AI dengan HPE AI Essentials, yaitu: ✅ Demo interaktif (click-through) → Simulasi langsung yang bisa Anda akses di halaman HPE Private Cloud AI. ✅ Demo live (lingkungan nyata) → Bisa dijadwalkan melalui tim penjualan HPE untuk pengalaman yang lebih mendalam. Apa Itu Hosted Trial? Hosted trial adalah uji coba mendalam yang memungkinkan pelanggan untuk mengakses sistem HPE Private Cloud AI secara langsung melalui pusat data mitra HPE, yaitu Equinix. Dengan sistem ini, pelanggan dapat: ✅ Menjelajahi semua fitur HPE Private Cloud AI ✅ Menguji dan memvalidasi platform AI ini dalam lingkungan terkendali ✅ Mengakses teknologi AI terbaru dari NVIDIA Durasi hosted trial biasanya sekitar dua minggu. Software Apa Saja yang Bisa Dicoba dalam Hosted Trial? HPE Private Cloud AI hadir dengan platform AI siap pakai yang mencakup: 1️. HPE AI Essentials Alat manajemen AI dan data yang menyediakan kontrol terpusat untuk layanan AI enterprise, termasuk: Machine Learning → Eksperimen & tuning model AI Data Analytics → Konektor data, transformasi, dan visualisasi Platform Services → Manajemen GPU, jaringan, Kubernetes Security Services → SSO, manajemen identitas & sertifikat 2️. HPE GreenLake Cloud Platform Layanan cloud berbasis platform yang memudahkan otomatisasi, orkestrasi, serta manajemen data dan workload di lingkungan hybrid. 3️. NVIDIA AI Enterprise Dilengkapi dengan NVIDIA NIM Microservices, yang mempercepat pipeline data science serta menyederhanakan pengembangan dan penerapan aplikasi GenAI di lingkungan produksi. Siapa yang Akan Mendapat Manfaat dari Hosted Trial? ✅ Cloud Architect & IT Manager → Mengelola semua klaster AI dengan visibilitas penuh, dari alokasi GPU hingga kesehatan perangkat keras. ✅ AI Administrator & Engineer → Meningkatkan produktivitas dengan satu platform terintegrasi untuk aplikasi, tools, dan data AI. ✅ AI Developer & Data Scientist → Menggunakan berbagai alat open-source AI/ML terbaik yang sudah dikonfigurasi, termasuk JupyterLab dan NVIDIA NeMo Curator untuk mengembangkan model bahasa besar (LLM). Mengapa Mengikuti Hosted Trial? Dengan mengikuti hosted trial, Anda bisa: ✔ Mengalami langsung solusi AI enterprise yang paling lengkap dan user-friendly ✔ Menguji semua fitur HPE AI Essentials ✔ Menikmati uji coba gratis selama 2-3 minggu, termasuk onboarding, eksplorasi bebas, dan sesi Q&A dengan tim HPE Belum Siap untuk Hosted Trial? Coba Demo Online → Jelajahi HPE Private Cloud AI selama dua jam melalui HPE Demo Portal Proof-of-Concept (POC) Systems → Untuk pelanggan yang ingin analisis lebih dalam, tersedia sistem POC dengan periode evaluasi lebih lama dan fleksibilitas deployment tambahan HPE Private Cloud AI kini tersedia untuk dibeli dan telah berhasil diterapkan di berbagai pelanggan! Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan HPE, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hpe.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut !
Membebaskan GenAI untuk Setiap Bisnis
HPE Private Cloud AI menyederhanakan penggunaan GenAI untuk semua orang. Dari pemula hingga ahli, solusi ini menyediakan alat, infrastruktur, dan dukungan untuk membuka potensi GenAI dan mengskalakannya ke seluruh bisnis. Di tengah persaingan yang sangat ketat saat ini, kecerdasan buatan (AI) bukan lagi konsep masa depan, melainkan kebutuhan yang krusial. Bisnis di berbagai industri sedang berusaha keras untuk memanfaatkan AI guna mendapatkan keunggulan kompetitif, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang inovasi baru. Namun, jalan menuju adopsi AI penuh tantangan, seperti kompleksitas dalam membangun dan menerapkan model AI, kelangkaan bakat AI yang terampil, serta biaya tinggi yang terkait dengan infrastruktur dan pemeliharaan AI. Meskipun platform cloud publik telah banyak diterima, organisasi menghadapi keterbatasan signifikan dalam memanfaatkannya untuk beban kerja Generative AI (GenAI) yang menuntut. Keterbatasan ini meliputi: Bottleneck kinerja yang menghambat tugas-tugas kritis seperti penyempurnaan dan optimisasi model Keamanan yang tidak memadai yang bisa mengekspos data sensitif dan mengancam integritas aplikasi GenAI Ketiadaan kontrol akses yang terperinci, yang dapat merusak kinerja GenAI, menghasilkan keluaran yang tidak dapat diandalkan, hasil yang tidak konsisten, serta potensi pelanggaran regulasi dan standar industri Karena keterbatasan ini, organisasi semakin beralih ke teknologi cloud pribadi. Cloud pribadi mulai populer antara tahun 2016 hingga 2018, dengan janji menawarkan kelincahan dan skalabilitas cloud publik sambil memastikan kontrol ketat terhadap keamanan, tata kelola, dan privasi data. Namun, upaya awal untuk membangun cloud pribadi sering kali terbukti kompleks, memakan waktu, dan mahal karena tantangan integrasi dan interoperabilitas. Meskipun teknologi telah berkembang, tantangan dalam membangun dan mengelola lingkungan cloud pribadi masih ada hingga kini. Organisasi yang mengandalkan arsitektur tradisional atau membangun cloud pribadi mereka sendiri menghadapi hambatan substansial dalam integrasi dan interoperabilitas, terutama seiring dengan bertambahnya skala dan kompleksitas sistem ini. Pengenalan HPE Private Cloud AI pada Juni 2024 secara signifikan mengubah cara organisasi mendekati penerapan cloud pribadi untuk beban kerja AI dan GenAI. Penerapan AI tradisional sering kali melibatkan integrasi yang kompleks dan fase pengujian yang panjang. HPE Private Cloud AI mempercepat waktu untuk nilai dengan menghadirkan solusi yang sudah terintegrasi dan diuji pabrik yang menggabungkan komputasi kelas perusahaan, jaringan, penyimpanan, dan perangkat lunak AI populer ke dalam satu platform yang kohesif, menyederhanakan proses pembangunan infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI. HPE Private Cloud AI memberikan waktu untuk nilai yang luar biasa bagi pelanggan kami. Penerapan awal telah menunjukkan kemampuan untuk beralih dari instalasi ke beban kerja produksi dalam waktu hanya delapan jam, memungkinkan bisnis untuk dengan cepat memanfaatkan manfaat dari GenAI. Gambar 1. Proses backend otomatis dan input pengguna minimal memberikan waktu untuk nilai dalam delapan jam atau kurang. Dasar dari waktu untuk nilai yang luar biasa ini terletak pada infrastruktur yang kuat dan teroptimasi yang dibangun dalam solusi ini. Salah satu contohnya adalah punggung jaringan 400-gigabit berkinerja tinggi, yang sangat penting untuk mencapai kinerja optimal dalam lingkungan AI produksi. Punggung jaringan ini memfasilitasi pembagian sumber daya secara efisien antar server dan GPU, yang menghasilkan pengurangan latensi dan peningkatan skalabilitas untuk mendukung tuntutan model AI yang semakin kompleks dan dataset yang terus berkembang. Mengintegrasikan jaringan berkinerja tinggi ini ke dalam HPE Private Cloud AI memungkinkan pelatihan model yang lebih cepat, skalabilitas yang mulus, dan pengurangan beban operasional dengan menghilangkan biaya perencanaan dan implementasi jaringan yang luas. Pendekatan tradisional untuk membangun jaringan berkinerja tinggi dapat sangat memakan sumber daya. Analisis yang kami lakukan bersama insinyur sistem dan profesional infrastruktur memperkirakan bahwa pengembangan internal akan memerlukan lebih dari delapan ratus jam usaha khusus, belum termasuk pengaturan perangkat keras. Mengintegrasikan komponen utama, seperti jaringan berkinerja tinggi, memberikan beberapa keuntungan utama: pelatihan model yang lebih cepat, skalabilitas yang mulus, dan pengurangan substansial dalam beban operasional yang terkait dengan perencanaan dan implementasi jaringan yang kompleks. Arsitektur ini dirancang untuk berkembang secara mulus seiring dengan berkembangnya inisiatif AI. Ini mencakup fitur keamanan dan tata kelola kelas perusahaan yang kuat untuk menjaga integritas data dan kepatuhan. Keamanan diterapkan melalui pendekatan berlapis yang melindungi data sensitif sambil memastikan kinerja optimal untuk beban kerja AI yang menuntut. Kerangka keamanan ini meluas ke seluruh siklus hidup AI, dari infrastruktur hingga penerapan model, memberikan perlindungan yang konsisten sepanjang waktu. HPE Private Cloud AI menggabungkan ekosistem lengkap yang terdiri dari alat, model, dan lingkungan pengembangan yang telah terintegrasi sebelumnya, yang menyederhanakan proses pengembangan untuk pengguna pemula maupun berpengalaman. Bagi pengembang, platform ini menawarkan alat no-code/low-code dan akselerator otomatis, memungkinkan siapa saja untuk dengan cepat membangun aplikasi GenAI praktis seperti chatbot dan alat produktivitas. Para praktisi berpengalaman dapat memanfaatkan API, buku catatan (notebook), dan alat untuk dengan cepat bereksperimen, iterasi, dan menerapkan model AI tanpa penundaan yang terkait dengan memperoleh dan menyediakan sumber daya. Gambar 2. Akselerator solusi low-code memungkinkan semua pengguna untuk mengimplementasikan kasus penggunaan GenAI dalam tiga langkah. Inovasi berbasis data Potensi penuh dari GenAI hanya dapat direalisasikan dengan akses yang mulus ke data berkualitas tinggi dan kemampuan manajemen data yang efisien. Ini adalah salah satu area di mana solusi ini benar-benar membedakan dirinya. HPE Private Cloud AI menyederhanakan akses data dengan lakehouse data yang terintegrasi dan global namespace, menyediakan akses mulus ke seluruh data Anda tanpa memandang lokasi. Dengan mendukung berbagai jenis dan sumber data, solusi ini menghilangkan kebutuhan akan banyak konektor khusus dan tugas integrasi yang kompleks. Pendekatan terpadu ini menyederhanakan manajemen data sambil memastikan keamanan, tata kelola, dan kontrol akses yang kuat di semua lokasi data. Ini mempercepat waktu untuk nilai dengan meminimalkan upaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyiapkan data untuk pengembangan dan penerapan AI/ML Gambar 3. Manajemen data yang disederhanakan: tentukan sekali dan terapkan di mana saja. Alat pengembangan AI canggih HPE Private Cloud AI menawarkan ekosistem lengkap yang mencakup alat AI, model, dan lingkungan pengembangan yang telah dibangun sebelumnya. Ini memberi kekuatan kepada para praktisi berpengalaman dengan: Akses ke lingkungan pengembangan yang sudah dikonfigurasi, kerangka kerja yang dioptimalkan, dan alat kelas perusahaan untuk mempercepat proses pengembangan. Menyederhanakan pengembangan aplikasi AI yang kompleks dengan kerangka kerja dan alat AI yang siap produksi. Model berkualitas tinggi yang dilengkapi dengan alat kepatuhan, penjelasan, dan reprodusibilitas yang kuat. Manajemen siklus hidup otomatis Dengan mengotomatiskan proses utama di seluruh siklus hidup AI, HPE Private Cloud AI meminimalkan intervensi manual,…
Inisiatif TI baru, aplikasi, dan lokasi edge terus membuat infrastruktur server Anda berkembang pesat. Lingkungan komputasi ini semakin tersebar di berbagai lokasi, menciptakan tantangan besar bagi tim TI, terutama di lokasi edge yang tidak memiliki staf TI. Faktanya, masalah terkait komputasi terdistribusi menjadi salah satu perhatian utama para pemimpin TI saat ini. Sebuah studi Forrester terhadap pengguna HPE ProLiant menunjukkan bahwa hampir 60% pemimpin TI menganggap downtime akibat masalah server sebagai tantangan terbesar dalam hal infrastruktur dan keamanan. Dalam hal efisiensi dan kecepatan masuk ke pasar, hampir 58% menyebut proses yang memakan waktu dan biaya tinggi untuk mengirim staf ke lokasi edge sebagai kekhawatiran utama mereka, sementara 59% khawatir dengan keterbatasan sumber daya dan anggaran.[1] Secara khusus, tim TI menghadapi kesulitan dalam memperbarui server yang tersebar secara konsisten dan tepat waktu, tidak memiliki akses jarak jauh ke server, serta mengalami keterlambatan dalam penerapan di lokasi edge. Seiring dengan semakin banyaknya server yang dikerahkan di luar pusat data tradisional, kompleksitas dalam pengelolaan server pun meningkat. Kini, Anda dapat menyederhanakan manajemen komputasi di lingkungan terdistribusi serta siklus hidup server dengan HPE Compute Ops Management. Platform terpusat ini menghadirkan pengalaman cloud yang konsisten, terpadu, dan skalabel, memungkinkan Anda mengelola ribuan server dengan semudah mengelola satu server. Kelola di Mana Saja, Kapan Saja Setiap organisasi memiliki lingkungan server yang berbeda. Server bisa saja berlokasi di pusat data atau kolokasi, tersebar di berbagai wilayah atau negara, atau merupakan kombinasi pusat data dan lokasi edge. Apa pun kondisinya, tantangan utamanya adalah bagaimana mengelola semuanya dengan cara yang konsisten. Inilah yang menjadi tujuan utama HPE Compute Ops Management—memungkinkan Anda mengelola, memantau, dan mendapatkan visibilitas penuh terhadap lingkungan komputasi HPE ProLiant Anda dengan aman. Sebagai solusi manajemen komputasi berbasis cloud, HPE Compute Ops Management akan membantu Anda mentransformasi operasi bisnis serta mengubah pendekatan tim Anda dari reaktif menjadi proaktif melalui visibilitas global dan wawasan yang tersedia dalam satu konsol terpadu. Menyederhanakan dan Mengotomatiskan Tugas Dengan HPE Compute Ops Management, Anda dapat mengurangi upaya penerapan manual dan mencapai pengelolaan yang lebih lancar melalui otomatisasi. Fitur otomatisasi ini membantu mempercepat pembaruan server, mengurangi risiko, serta menghemat waktu dalam menyiapkan dan menjalankan pembaruan sistem. Berikut beberapa manfaatnya: Memastikan sistem tetap konsisten: Menjaga tata kelola dengan kontrol otomatisasi berbasis kebijakan dan pelacakan kepatuhan. Mempercepat dan mempermudah pembaruan server: Unduhan berbasis delta yang cerdas untuk pembaruan firmware server dan iLO menghemat waktu serta tenaga. Mengelola dan memelihara server dalam skala besar: REST API memungkinkan pembaruan server dengan skrip massal dan penetapan kebijakan kepatuhan firmware berbasis kebijakan. Mempercepat waktu penyelesaian masalah: Dapatkan notifikasi instan untuk masalah kritis, gunakan webhook untuk membuat pemicu kejadian, dan otomatisasi pembuatan tiket dukungan ke HPE Services untuk kegagalan perangkat keras. Sebuah studi pelanggan oleh Forrester menunjukkan bahwa HPE Compute Ops Management dapat mengurangi waktu pengelolaan server hingga 75%, meminimalkan downtime server edge hingga 4,8 jam per tahun, serta menghemat $152.000 dalam biaya perjalanan dan perangkat lunak selama tiga tahun.[2] Akses, Pemantauan, dan Manajemen Server yang Aman Pelanggan dalam studi Forrester juga mengalami peningkatan keamanan secara keseluruhan dan melihat bagaimana HPE Compute Ops Management meningkatkan keamanan dengan patching yang lebih cepat serta portal manajemen server yang aman.[3] Dengan solusi ini, Anda dapat mengurangi risiko keamanan serta masalah kepatuhan di seluruh lingkungan terdistribusi Anda melalui otentikasi multifaktor, manajemen kebijakan dan tata kelola, koneksi yang aman, serta tanggung jawab keamanan bersama. Berikut beberapa fitur keamanan yang ditawarkan: Konektivitas yang aman dari ujung ke ujung: Nikmati otentikasi aman dari platform cloud hingga ke tingkat server individu dengan enkripsi data. Meningkatkan manajemen risiko: Visibilitas terhadap status keamanan serta kontrol granular atas pengaturan keamanan iLO membantu Anda memprioritaskan risiko. Manajemen keamanan terpusat: Hindari paparan server terhadap kerentanan keamanan, kebocoran data, dan pelanggaran kepatuhan dengan konsolidasi akses melalui gateway yang aman. Tanggung jawab keamanan bersama: Model keamanan bersama memungkinkan pelanggan untuk memastikan praktik keamanan yang baik bagi perangkat on-premises serta koneksi ke HPE GreenLake cloud. Manajemen Komputasi yang Lebih Sederhana Dengan pengalaman as-a-service yang konsisten, HPE Compute Ops Management memungkinkan Anda mengelola seluruh server dengan lebih mudah, memberikan visibilitas global, wawasan mendalam, serta kecepatan dalam menangani lingkungan terdistribusi—sambil menghadirkan kelincahan cloud ke dalam infrastruktur komputasi Anda. Apabila anda tertarik dengan Solusi HPE dan ingin di presentasikan lebih detail mengenai HPE bisa langsung hubungi HPE Indonesia
Membangun Strategi untuk Data Tidak Terstruktur dan Kebutuhan Penyimpanan AI
Ada pepatah yang mengatakan, “Ketika satu pintu terbuka, pintu lain tertutup.” Saya sedang melangkah ke babak baru dalam hidup saya, menutup perjalanan saya sebagai karyawan tetap di HPE. Ini adalah blog terakhir saya di Around the Storage Block, karena saya memutuskan untuk pensiun. Setelah menghabiskan karier saya di dunia penyimpanan data, saya melihat sendiri bagaimana teknologi berkembang—mulai dari tape, hard disk (HDD), hingga SSD, serta berbagai software manajemen data yang mengikutinya. Kini, dengan kemajuan GPU berperforma tinggi, kita memasuki era baru: Era AI. Mereka yang akan sukses di era ini adalah mereka yang memiliki infrastruktur yang tepat untuk menangani pertumbuhan data tidak terstruktur dan kebutuhan penyimpanan AI. Saya akan tetap mengamati perkembangan ini dengan penuh antusias. Tantangan dalam Data Tidak Terstruktur dan Penyimpanan AI Generative AI semakin berkembang, membawa harapan besar dalam berbagai industri, seperti: ✅ Kesehatan – Diagnosis dan pengobatan lebih akurat ✅ Keuangan – Deteksi penipuan dan analisis investasi ✅ Otomotif – Kendaraan otonom semakin canggih ✅ Pendidikan – Pembelajaran yang lebih personal ✅ Manufaktur & Pertanian – Proses produksi dan pertanian lebih efisien ✅ Keamanan siber – Proteksi lebih kuat terhadap ancaman digital Namun, di balik manfaatnya, AI dan pertumbuhan data tidak terstruktur membawa tantangan besar. Banyak organisasi ingin memanfaatkan AI tetapi tidak tahu bagaimana mengelola data yang terus bertambah tanpa kendali. Tanpa strategi yang jelas, data bisa menjadi beban yang sulit dikelola. Apa yang Membuat Strategi Data yang Efektif? Untuk membangun strategi data yang sukses, Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: Bagaimana memilih infrastruktur yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan bisnis dan tim IT? Bagaimana mengurangi beban operasional IT, agar tim bisa fokus pada inovasi strategis? Bagaimana meningkatkan produktivitas tim bisnis dan ilmuwan data dengan solusi penyimpanan yang mudah digunakan? Apakah sistem penyimpanan Anda cukup cepat untuk mendukung aplikasi AI dan data-intensive? Apakah penyimpanan Anda bisa mendukung AI di berbagai lingkungan (edge, cloud, on-premises)? Apakah sistem Anda cukup aman dari serangan siber seperti ransomware dan insider attacks? Jika pertanyaan-pertanyaan ini belum memiliki jawaban yang jelas, itu tanda bahwa strategi data Anda perlu diperkuat. Kebutuhan Bisnis dan IT yang Harus Didukung Karena data adalah aset penting, infrastruktur Anda harus mampu mendukung kebutuhan bisnis dan IT, termasuk: ✅ Tim bisnis – Kebutuhan analitik, inovasi digital, dan pengembangan produk ✅ Tim IT – Manajemen data, keamanan, dan operasi sistem Tanpa strategi yang tepat, berbagai masalah dapat muncul: Untuk Bisnis ❌ Kurangnya dukungan untuk banyak use case ❌ Digitalisasi terhambat karena strategi data yang buruk ❌ Munculnya shadow IT, di mana setiap tim membuat sistem sendiri tanpa koordinasi dengan IT Untuk IT ❌ Terlalu banyak aplikasi dan tool yang tidak selaras ❌ Infrastruktur hanya berfungsi sebagai penyimpanan tanpa solusi manajemen data ❌ Kesulitan memenuhi kebutuhan pemrosesan data yang sangat besar Masalah untuk Keduanya ❌ Data terfragmentasi dalam silo, sehingga sulit diakses ❌ Operasi IT kurang otomatis, meningkatkan biaya dan kompleksitas ❌ Keamanan data lemah, risiko pelanggaran data meningkat Solusi Holistik dari HPE HPE hadir dengan pendekatan menyeluruh untuk membantu organisasi membangun strategi data dan penyimpanan AI yang efektif. Kami memahami bahwa tidak ada satu produk yang bisa memenuhi semua kebutuhan AI dan data tidak terstruktur, sehingga pendekatan kami melibatkan: ✔ Analisis infrastruktur teknis untuk memahami kebutuhan penyimpanan Anda ✔ Diskusi mendalam tentang AI dan HPC untuk menemukan use case utama organisasi Anda ✔ Workshop strategi data untuk memastikan langkah yang diambil sesuai dengan tujuan bisnis Dengan portofolio penyimpanan data yang kaya, HPE menawarkan solusi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perusahaan Anda. Bayangkan Jika Infrastruktur Anda Memiliki Kemampuan Ini Jika strategi penyimpanan Anda tepat, manfaatnya akan sangat besar: ✅ Untuk Bisnis ✔ Dukungan untuk banyak use case dengan deploy cepat ✔ Akses data yang terintegrasi di seluruh sistem ✔ Kemudahan menambahkan sumber data baru ✅ Untuk IT ✔ Pengembangan aplikasi cloud-native lebih cepat ✔ Infrastruktur scalable, siap untuk AI di cloud dan edge ✔ Manajemen data lebih terkontrol ✅ Untuk Keduanya ✔ Pusat analitik yang mendukung AI dalam skala besar ✔ Operasi lebih sederhana dengan manajemen terpusat ✔ Keamanan siber yang lebih kuat dengan perlindungan ransomware Langkah Selanjutnya HPE akan bekerja sama dengan Anda untuk memahami kebutuhan organisasi Anda. Kami dapat mengadakan: Workshop strategi data – Menilai lingkungan Anda dan menyusun strategi yang sesuai Evaluasi ROI AI Cloud – Jika Anda ingin menjelajahi AI hybrid cloud Analisis teknis penyimpanan – Melihat secara mendalam solusi HPE untuk data tidak terstruktur Kami tidak sekadar menjual produk, tetapi ingin menjadi mitra tepercaya dalam perjalanan AI Anda. Budaya perusahaan HPE yang luar biasa juga tercermin dalam bagaimana kami memperlakukan pelanggan kami—kesuksesan Anda adalah prioritas utama kami! Dengan solusi penyimpanan data tidak terstruktur yang komprehensif dari HPE, Anda bisa mulai perjalanan AI dengan percaya diri. Saat saya berpamitan dari Around the Storage Block, saya ingin mengucapkan terima kasih dan sukses selalu! Apabila anda tertarik dengan Solusi HPE dan ingin di presentasikan lebih detail mengenai HPE bisa langsung hubungi HPE Indonesia